News FK UNAIR Buka Prodi Magister Pendidikan Dokter, Kuota 10 Peserta Didik di Semester Ini

FK UNAIR Buka Prodi Magister Pendidikan Dokter, Kuota 10 Peserta Didik di Semester Ini

Untuk mendidik seorang dokter dibutuhkan dosen profesional. Artinya bukan hanya cakap keilmuan medis, namun juga menguasai kurikulum dan pedagogi atau metode mengajar yang baik. Berangkat dari alasan ini Fakultas Kedokteran UNAIR (FK UNAIR) membuka Program studi baru yakni Magister Pendidikan Kedokteran.

Dekan FK UNAIR Prof Budi Santoso,dr., SpOG, Subs.F.E.R menuturkan, saat ini ada 92 fakultas kedokteran di Indonesia. Dengan dibukanya moratorium pendidikan kedokteran oleh Kementerian Kesehatan sebagai upaya penambahan jumlah dokter Indonesia, beberapa universitas akan membuka Fakultas kedokteran. Setidaknya sudah ada 14 universitas yang saat ini tengah mengajukan pembukaan fakultas baru.

“Dengan adanya Prodi Magister Pendidikan Dokter FK UNAIR, diharapkan lahir dosen pendidik calon dokter yang cakap,” ujarnya di sela-sela Pembukaan Prodi Magister Pendidikan Dokter di Aula, Rabu, 15 Februari 2023.

Prof Budi menjelaskan, magister pendidikan kedokteran atau medical education akan mengajari dosen-dosen membuat kurikulum. Khususnya, cara pengajaran di FK dengan baik dan benar.

“FK Unair memberikan kesempatan bagi tenaga dosen di FK untuk mengambil expert di bidang medical education sehingga mereka bisa transfer knowledge dengan benar,” ungkapnya,

Dekan mengatakan, di Indonesia baru ada tiga perguruan tinggi yang memiliki magister pendidikan kedokteran. Yakni, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Adapun yang membedakan prodi magister pendidikan kedokteran FK Unair dengan prodi serupa di kampus lain adalah lebih memprioritaskan pada pendidikan klinis. Maksudnya, FK UNAIR akan melatih dosen-dosen yang akan mengajar mahasiswa koas (ko-asisten), spesialis maupun subspesialis.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Program Studi (KPS) Magister Pendidikan Dokter FK UNAIR, Dr.Hermanto Tri Joewono, dr., SpOG(K),“tiga kampus lain menyiapkan dosen untuk mendidik mahasiswa preklinik atau S1, kami mahasiswa kliniknya,” terangnya.

Berbeda dengan preklinik yang bergelut dengan teori dan manekin, mahasiswa klinik akan berhadapan langsung dengan pasien. Sehingga ilmu berkomunikasi, memperlakukan pasien perlu diberikan sehingga menemukan kepuasan dan keselamatan pasien.

“Kita menyiapkan dokter-dokter masa depan dengan jurus-jurus yang lebih efektif,” tambahnya.

Prodi Magister Pendidikan Dokter FK UNAIR saat ini sedang membuka proses seleksi. Nantinya kuota prodi ini sebanyak 10 mahasiswa di semester ini.

Penulis : Ismaul Choiriyah

Sumber Informasi : UNAIR NEWS

Related Post

×